“ Apakah ada yang tahu bagaimana rasanya mencintai
seseorang yang tidak mau dicintai? Aku tahu”
Aku memang baru mengenalnya, tapi rasanya aku sudah
mengenalnya seumur hidup. Dan tiba-tiba saja aku sadar dia telah menjadi bagian
yang sangat penting dalam hidupku
Hidup ini sungguh aneh,juga tidak adil. Suatu kali
hidup melambungkanmu setinggi langit,kali lainnya hidup mengempaskanmu begitu
keras ke bumi. Ketika aku menyaadari dialah satu-satunya yang paling kubutuhkan
dalam hidup ini,kenyataan berteriak di telingaku juga bahwa dia juga
satu-satunya orang yang tak boleh kudapatkan.Kata-kataku mungkin terdengar tak
masuk akal,tetapi percayalah,aku rela melepaskan apa saja,melakukan apa
saja,asal bisa bersamanya. Tetapi apakah manusia bisa mengubah kenyataan?
Satu-satunya yang bisa kulakukan sekarang adalah
keluar dari hidupnya. Aku tidak akan melupakan dirinya,tetapi aku harus
melupakan perasaaku padanya walaupun itu berarti aku harus menghabiskan sisa
hidupku mencoba melakukannya. Pasti butuh waktu lama sebelum aku bisa
menatapnya tanpa merasakan apa yang kurasakan setiap kali aku
melihatnya.Mungkin suatu hari nanti -aku tak tau kapan- rasa sakit ini akan
hilang dan saat itu kami baru akan bertemu kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar